Home / Mata Metropolitan / Diguyur Hujan, Polsek Pasar Rebo Jemput Difabel Untuk Vaksin

Diguyur Hujan, Polsek Pasar Rebo Jemput Difabel Untuk Vaksin

Matanews.id, Jakarta – Polsek Pasar Rebo memiliki program istimewa dalam melaksanakan vaksinasi yakni menjemput pasien difabel untuk hadir di lokasi vaksin Mapolsek Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Salah satu warga difabel Ray Samba (25) mengaku senang mendapat pelayanan yang baik dari Polsek Pasar Rebo yang menjemput di rumahnya di kelurahan Cijanjung, Pasar Rebo, Jakarta Timus, Jumat (25/2).

“Saya merasa terbantu dengan program ini (vaksinasi) Polsek Pasar Rebo. Saya awalnya mendapat kabar dari Pak RT ada yang jemput dari pihak polsek,” kata Ray kepada di lokasi vaksin.

Ray yang merupakan musisi jalanan itu mengungkapkan selama pandemi ini, ia belum pernah terkena Covid-19. Namun, ia tetap berantusias melaksanakan vaksinasi. Ray menjalani vaksin dosis 2 didampingi ibunya Rita.

“Alhamdulillah sejauh ini saya belum kena (Covid) tapi saya mengajak masyarakat yang sama seperti saya (difabel) untuk jangan takut vaksin,” ujarnya.

Ray yang didampingi ibunya dijemput langsung jajaran polsek menggunakan mobil khusus ke rumahnya. Mereka dijemput sekitar pukul 09.00 WIB di tengah gerimis.

Sementara, Kapolsek Pasar Rebo Kompol Marbun mengatakan program jemput bola vaksinasi di wilayahnya ini merupakan pelayanan tambahan yang diberikan institusinya dalam memudahkan masyarakat untuk mendapat vaksin.

“Kita mendapat informasi di wilayah kita, ada warga maaf tidak memiliki kedua tangan, makanya kita jemput ke rumahnya. Sebelumnya juga ada yang difabel menggunakan kursi roda. Jika ada warga yang butuh pertolongan bisa dikabarkan langsung ke kami,” kata Marbun di tempat yang sama.

Diketahui program Vaksinasi Booster Presisi ini, Polsek Pasar Rebo menyediakan vaksin Sinovac untuk dosis 1 dan 2, serta Astra Zaneca untuk dosis 3 alias booster. (red)

About Matanews.id

Check Also

Kompol M. Agung Darmawan Optimalisasi Penanganan Unjuk Rasa Anarkis

Matanews.id, Jakarta – Agar tak menjadi tumpang tindih kewenangan penanganan aksi unjuk rasa yang berujung ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: