Home / Tag Archives: Narkoba

Tag Archives: Narkoba

Artis Anji menjalani Rehabilitas

Matanews.id, Jakarta – Setelah Badan Narkotika Nasional Provinsi ( BNNP ) mengabulkan permohonan Rehabilitasi musisi EAP Als ANJ terkait Penyalahgunaan narkoba

Hari ini Jumat, 25/6/2021 sekira pukul 11.00 wib penyidik dari satuan narkoba Polres Metro Jakarta barat membawa musisi EAP als Anj ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO)

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Akbp Ronaldo Maradona Siregar mengatakan AKBP Ronaldo Maradona Siregar didampingi kanit 1 Narkoba Akp Harry Gasgari mengatakan, bahwa anji akan menjalani proses rehabilitasi rawat inap selama tiga bulan.

“Jadi langkah yang hari ini kami lakukan adalah melanjutkan proses sesuai rekomendasi yang diberikan dari BNNP DKI Jakarta yaitu membawa EAP als ANJ ke RSKO untuk diberikan rehabilitasi medis disana berupa rawat inap selama tiga bulan,” katanya di Mapolrestro Jakbar, Jumat (25/6/2021).

Kendati sedang menjalani proses rehabilitasi, Ronaldo menyampaikan bahwa proses hukum sang pelantun lagu ‘Dia’ itu tetap berjalan.

“Melanjutkan proses hukum dengan tetap mempertimbangkan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh tersangka,” pungkasnya.

Sementara saat ditanya musisi EAP als ANJ mengatakan mohon doanya agar proses dirinya menjalani rehabilitasi ini baik baik saja tidak mengalami kendala apapun

Atas kejadian ini dirinya mengaku menyesal atas Perbuatan yang dilakukan

Dirinya juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak meniru apa yang dirinya perbuat karena narkoba ini sungguh sangat merusak ujar singkat

Sebelumnya, Anji ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkotika. Ia ditangkap di kawasan Cibubur pada Jumat, 11 Juni 2021. Anji diketahui sendiri di dalam ruangan studio pribadinya. Saat studionya digeledah, penyidik menemukan barang bukti berupa ganja yang diselip di dalam speaker. Selain di Cibubur, penyidik juga menemukan barang bukti narkotika lain di Bandung.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni, serbuk ganja siap konsumsi, biji dan batang ganja serta buku yang berjudul ‘Hikayat Pohon Ganja’.

Atas perbuatannya, mantan jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol itu dijerat dengan pasal 111 subsider pasal 127 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun.(Red)

Ditresnarkoba Polda Jatim Komitmen Tutup Akses Mafia Peredaran Narkoba

Matanews.id, Jawa Timur – Ditnarkoba Polda Jatim dan Tim Satgasus mendapat informasi terkait peredaran Jaringan Internasional Sabu asal Pakistan yang akan dikirim melalui jalur laut ke wilayah Perairan Aceh, Sumatera.

Tim Gabungan Satuan Tugas Khusus Satgassus Merah Putih Polri dan beberapa Personil (Timsus) Ditresnarkoba Jawa Timur yang dipimpin Dirresnarkoba Polda Jatim Kombes Hanny Hidayat Sik MH dan Wadir Narkoba AKBP Aris Supriyono melakukan penyelidikan intensif di wilayah Meulaboh, Aceh Barat dan sekitarnya.

Berkat kerja keras itulah, akhirnya Tim berhasil menangkap 7 orang tersangka serta barang bukti Narkotika Jenis Sabu sekitar 1,2 Ton lebih, yang disembunyikan di sebuah bak fiber di rumah yang berada di Lorong Kemakmuran, Kecamatan Meureubo Aceh Barat, NAD yang sebelumnya diangkut dari sebuah kapal ikan tradisional yang disandarkan di Desa Pulo Tengah, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, NAD.

“ Yang pasti Ditreskoba Polda Jatim tak pandang bulu berkomitmen memberantas narkoba,” ujar Dirresnarkoba Polda Jatim Kombes Hanny, Minggu (2/5/2021).

Kombes Hanny, yang mantan Kasubdit Jatanras Polda Jatim ini menegaskan, tidak ada ampun dan tidak ada gigi mundur dalam Pemberantasan Narkoba ini.

“ Masih banyak anggota kami yang punya integritas dan komitmen dalam pemberantasan Narkoba akan kita bersih-bersih baik di lingkungan kita sendiri. Kasus yang terjadi di Polrestabes hanya oknum. Kita usulkan ke pimpinan untuk di pecat dan di pidana seberat-beratnya,” ujar Kombes Hanny Hidayat.

Diketahui sebelumnya Satgassus Mabes Polri bebera hari lalu menggelar Press Release pengungkapan Narkoba jenis shabu jaringan Timur Tengah sebanyak 2.5 Ton.

Pengungkapan pada 15 April 2021 sekitar pukul 22:30 WIB, yang dilakukan oleh Tim Gabungan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Merah Putih Polri bersama beberapa personel (Timsus) Direktorat Reserse Narkoba Jawa Timur dan Polda Metro Jaya, yang dipimpin oleh Kasubsatgas Narkoba Kombes Herry Heryawan SIK MH. (wly)

Tembakau Gorila Beredar di Medsos, Cybercrime Harus Perketat

Matanews.id, Jakarta – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap dan menangkap pelaku kasus home industry tembakau sintetis jaringan antar provinsi. Dalam kasus ini, petugas kepolisian mengamankan beberapa barang bukti berupa narkotika jenis sabu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, sebanyak tujuh tersangka diamankan petugas kepolisian, di antaranya HA, EM, M, RZ, NPS, RSW dan EA.

“Ya, ini pengungkapan home industry tembakau sintetis jaringan provinsi atau tembakau gorila. Ini adalah jaringan yang salah satu tersangkanya sudah di lembaga pemasyarakatan. Dia inisialnya V,” ucap Yusri di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/3/2021).

Lanjutnya, polisi masih mengejar tersangka lainnya yang berstatus sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

“V pemilik akun Cemical Narkos and Goup Lines Form Order untuk penjualan tembakau sintetis, serta mengendalikan atau memerintahkan tersangka lainnya, dan melakukan penjemputan tembakau sintetis,” tuturnya.

Modus operandi para pelaku yaitu membuat tembakau sintetis dan mengedarkannya melalui media sosial. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa plastik bening berisi bibit sintetis 10 gram positif MDMB-4en-PINACA.

“Tetapi ini mereka bisa menciptakan bahan yang baru. Namanya itu positif MDMB 4en Pinaca, dampaknya sama dengan orang menggunakan tembakau gorilla. Tersangka melakukan penjualannya melalui instagram dan akun yang telah disiapkan oleh V,” jelas Yusri.

Dalam melakukan aksinya, secara ortodidak melalui link yang dikirim oleh V kepada pelaku peracik untuk mencampur tembakau sintetis secara manual dengan tembakau murni, kemudian dikirim sesuai pesanan, menggunakan jasa pengiriman ke Jabodetabek, Pulau Jawa, dan Bali.

“Tembakau sintetis dicampur atau mix dengan tembakau murni, kemudian dimasukkan kedalam bungkus kertas dan dijual dengan menggunakan medsos dan Akun Emergency ke Jabodetabek, pulau Jawa, Bali, Lampung, Kalimantan Timur,” ucapnya.

Akibat perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider 113 ayat (1) lebih subsider pasal 112 ayat (2) Juncto pasal 132 (1) Undang-Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal hukuman mati. (wly)

Polda Metro Serahkan Millen Cyrus Ke BNNK Jakarta Selatan

Matanews.id, Jakarta – Kepolisian tidak melakukan penahan terhadap Millen Cyrus pasca terbukti positif mengonsumsi psikotropika jenis Benzo pada Minggu (28/02/2021). Ditresnarkoba Polda Metro akan menyerahkannya kepada Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Selatan karena yang bersangkutan masih berstatus rawat jalan rehabilitasi dengan mengonsumsi clozapine, obat antipsikotik, akibat kasus narkoba yang menjeratnya pada November 2020, Selebgram Millen Cyrus juga dihadirkan saat rilis kasus narkotika di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (01/03/2021).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyampaikan kebenaran akan adanya operasi PPKM Mikro yang dilakukan oleh Ditresnarkoba dan pada satu kafe yang berada di wilayah Jakarta Selatan diamankan 3 orang yang diperiksa tes urine positif Benzo salah satunya adalah pablik Figur Selebgram Millen Cyrus.

“Benar bahwa adanya razia dalam penerapan PPKM Mikro yang dilakukan oleh Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada hari Minggu lalu di sebuah kafe wilayah Jakarta Selatan, dan berhasil mengamankan 3 orang yang setelah diperiksa tes urine positif Benzo, dan petugas langsung membawanya ke Mapolda Metro Jaya.” kata Yusri saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya.

Diketahui bahwa artis Selegram Millen Cyrus ini pernah juga tersangkut kasus penggunaan narkoba di Polres Metro Pelabuhan Tanjung Priok 2 bulan yang lalu dan dinyatakan harus menjalankan rehabilitasi di BNNK Jakarta Selatan.

“Setelah kita dalami bahwa pablik Figur ini pernah tersangkut kasus penggunaan narkoba dan kini sedang menjalani rehabilitasi rawat jalan dari BNNK Jakarta Selatan, karena saat razia petugas melakukan tes urine dan hasilnya positif maka petugas langsung membawanya ke Mapolda Metro Jaya.” terangnya.

Dari hasil pemeriksaan bahwa artis Selegram Millen Cyrus akan diserahkan ke BNNK Jakarta Selatan guna melanjutkan rawat jalan rehabilitasi, dan polisi akan terus melakukan razia ketempat hiburan malam dan akan langsung menyegel apabila melanggar peraturan. (wly)

Ini Pengakuan Millen Cyrus Saat Konferensi Pers di Polda Metro

Matanews.id, Jakarta – Selebgram Millen Cyrus membeberkan alasan mengonsumsi obat-obatan psikotropika berjenis clozapine. Selain resep dari dokter, keponakan Ashanty ini mengaku obat itu digunakan saat mengalami kecemasan dan depresi.

“Obatnya untuk mencegah kecemasan dan depresi,” kata Millen Cyrus di Polda Metro Jaya, Senin (1/3/2021).

“Kemarin dikasih obat itu dari BNNK Jakarta Selatan, untuk mencegah kecemasan dan depresi aku,” tambahnya.

Millen Cyrus lantas mengatakan, alami depresi dan kecemasan lantaran kasus narkoba pada 2020 lalu. Ditambah lagi, Millen memikirkan nasib keluarganya setelah ia terjerat kasus psikotropika.

“Ya dengan musibah yang kemarin, banyak tekanan, pikiran, dan mikirin keluarga juga jadinya depresi. Terima kasih,” tutur Millen.

Sebagaimana diketahui, Millen Cyrus kembali ditangkap polisi berkait kasus psikotripika di salah satu kafe kawasan Jakarta Selatan, Minggu (28/2/2021). Berdasarkan hasil tes urine, Millen Cyrus positif benzo dan digiring ke Polda Metro Jaya. (wly)

Shabu 131 Kg dan Ganja 160 Kg Berhasil Digagalkan, Kapolda Metro Berikan Apresiasi

Matanews.id, Jakarta – Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis Shabu seberat 131 kilo gram dan Ganja seberat 160 kilo gram, penangkapan tersebut merupakan hasil dari pengembangan kasus sebelumnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana dengan sigap memberika apresiasi kepada anggota yang telah berhasil mengungkap kasus narkotika, dirinya berharap bahwa Jakarta harus Zero Narkoba dan tidak ada tempat untuk narkoba di Jakarta.

Pada konfrensi Pers yang digelar Polres Metro Jakarta Selatan, Kapolda langsung memimpin acara tersebut dengan di dampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono dan Kasatres Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung.

Nana juga menjelaskan modus para pelaku dalam mengedarkan narkotika tersebut, yang mana pada penangkapan tersebut dapat menyelamatkan ratusan ribu juta jiwa pemuda untuk tidak memakai narkotika tersebut.

“Ini merupakan tangkapan yang cukup besar buat Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, saya apresiasikan kepada Kapolres juga Kasat Narkoba, dan untuk anggota yang berhasil mengungkap kami berikan apresiasi bisa dalam bentuk Karir ataupun Sekolah.” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana saat Konfrensi Pers di Halaman Mapolres Jakarta Selatan, Senin Siang, pukul 13.00 wib (03/08/2020).

Lanjutnya, terdapat 2 tangkapan yaitu Shabu 131 Kg dan Ganja 160 Kg, yang mana masing-masing terdapat 2 Orang pelaku, yang menjadi peran sebagai kurir pada jaringan Lintas Sumatera-Jawa.

“Pelaku memang profesional mereka selalu melakukan pengiriman dengan menggunakan alamat dan nama fiktif, dan kami telah mengantongi pelaku utama yang masih kita kejar atas nama Santi alias Selfi.” tegasnya

Kapolda himbau kepada seluruh masyarakat, agar dapat turut membantu polisi dalam memberikan informasi, segala bentuk apapun yang diketahui terhadap pengedaran ataupun pemakaian narkotika disekitar wilayahnya. (wly)

Pengakuan Catherine Mengaku Baru Dua Bulan Mengunakan Sabu

Matanews.id, Jakarta – Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap artis cantik Catherine Wilson (CW) bersama teman prianya berinisial J karena menggunakan sabu, di kediamannya daerah Pangkalan Jati , Cinere, kota Depok, Jumat (17/07) yang lalu.

Barang bukti sabu yang didapat dikemas dalam dua plastik klip dengan berat 1,09 gram serta alat hisap (bonk) dalam tas milik Catherine.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyampaikan, penangkapan Catherine bersama teman prianya J yang berprofesi sebagai security (satpam) di kediamannya berawal dari informasi dan laporan masyarakat terkait adanya kegiatan penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

“Berdasarkan laporan tersebut ,tim dari subdit 2 menerima laporan tersebut dan melakukan penyelidikan di kediaman CW ,” ucap Yusri di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (18/07/2020).

Lanjut Yusri, tim dari subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya kemudian melakukan penggeledahan di rumah Catherine di bilangan Cinere, Depok.

“Saat dilakukan pemeriksaan Tim menemukan dua bungkus klip (sabu) , 0,66 gram 0,43 gram dan alat hisap di tas milik CW ,” terangnya.

Dari pengakuan Catherine, ia mengaku baru mengkonsumsi barang haram tersebut selama dua bulan dan mendapatkan barang haram tersebut dari teman J.

“Pengakuan tersangka CW baru dua bulan mengunakan sabu , namun kita akan periksa rambut kedua tersangka melalui uji laboratorium di Puslabfor Mabes Polri,” ungkapnya.

Sambungnya, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pemasok sabu tersebut berinisial A yang menjual kepada tersangka J.

“Kami masih melakukan pengejaran terhadap A (DPO) yang memberikan menjual sabu tersebut kepada J, ” jelasnya.

Kedua tersangka kini ditetapkan sebagai tersangka dengan dua alat bukti yang ditemukan petugas di kediaman Catherine di daerah Cinere, kota Depok.

“Kami masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap kedua tersangka, keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka,” pungkasnya.

Akibat perbuatannya Catherine dan J akan dijerat dengan Pasal 112 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 juncto pasal 132 UU RI no 35 tahun 2009 dan pasal 114 ayat 2.

“Dengan ancaman pidananya diatas lima tahun maksimal 12 tahun penjara,” tandasnya. (wly)

Pesta Shabu, Diduga 1 dari 4 Pelaku Merupakan Anak Pejabat Pemkot Tangerang

Matanews.id, Jakarta – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan diduga anak dari pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, bersama tiga temannya usai pesta narkoba jenis shabu.

Dari hasil informasi yang didapat mereka diamankan dari sebuah laporan masyarakat, sekitar pukul:00.15 WIB, di Jalan Taman Bunga V, Tangerang, pada Sabtu (6/6/2020) lalu.

Keempat pelaku yang diamankan inisial DS, SY, MT, dan AKM yang diduga anak dari pejabat Pemkot Tangerang, saat ditangkap keempat pelaku sedang pesta narkoba jenis shabu di Jalan Taman Bunga V, Tangerang. Dilokasi polisi menyita barang bukti shabu seberat 0,51 gram.

Dari informasi yang dihimpun, AKM dan tiga rekannya mendapatkan barang haram shabu sebanyak 0,51 gram tersebut dari hasil membeli patungan dari pengedar narkoba.

Hingga kini mereka masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa membenarkan penangkapan narkoba tersebut di kawasan Tangerang dan belum menjelaskan secara rinci penangkapan itu.

Dikatakan, penyidik masih melakukan pemeriksaan dan mereka sudah diamankan. “Penangkapan itu sudah lama. Saat ini masih dalam pemeriksaan ya,” kata Kombes Mukti, Jumat (3/7/2020). (wly)

Polres Lampung Selatan Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sabu, Ganja dan Extacy

Matanews.id, Lampung – Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-74 Polres Lampung Selatan musnahkan barang bukti Narkoba sabu 121,9 Kg, ganja 94 Kg dan extacy 5.087 butir, Barang bukti tersebut di dapat dari 12 kasus Narkoba dengan jumlah Tersangka Sebanyak 21 Orang.

Kasus tersebut merupakan hasil tangkapan dari Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) Polres Lampung Selatan dan telah mendapatkan penetapan pemusnahan barang bukti dari Kejaksaan Negeri Kalianda Lampung Selatan, pada Rabu, (1/07/2020).

Pemusnahan barang bukti dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung Selatan AKBP Edy Purnomo, didampingi Wakapolres Lampung Selatan Kompol Yuspita Ujang, dan turut hadir juga Forkopinda Kab. Lampung Selatan, Kalapas Lampung Selatan, Kuasa Hukum, Toga, Tomas, Toda, FKUB Lampung Selatan, PJU Polres Lampung Selatan dan seluruh Personil Polres Lampung Selatan.

Pemusnahan dilakukan dengan cara barang bukti ganja ditumpuk diatas drum dan kemudian disiram dengan solar lalu dibakar, dan untuk barang bukti sabu juga exstacy dengan cara dimasukan kedalam ember besar berisi bahan bakar solar lalu diaduk hingga larut kemudian ember berisi sabu dan exstacy dibakar bersama dengan ganja.

“Barang bukti narkoba yang dimusnahkan merupaka hasil tangkapan sejak Januari hingga Juni 2020 dan terhimpun dari 12 kasus yang berbeda, didominasi dari pos pemeriksaan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni,” kata Kapolres Lampung Selatan AKBP Edy Purnomo.

AKBP Edy Purnomo menambahkan bahwa Polres Lampung Selatan berkomitmen terhadap pemberantasan narkoba khusunya di wilayah Lampung Selatan.

“Pemusnahan Barang bukti Narkoba ini sebagai bukti bahwa masih banyak jaringan-jaringan pengedar Narkoba. Saat ini bertepatan dengan Hari Bhayangkara Kami berharap masyarakat dapat membatu Polri dalam memberantas peredaran Narkoba, Sesuai dengan Tema Hari Bhayangkara yaitu Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif.” jelasnya. (wly)

Polres Jakbar Musnahkan Barang Bukti Narkoba, 218.893 Jiwa Terselamatkan

Matanews.id, Jakarta – Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat saat pandemi covid 19 tak menyurutkan langkah dalam memerangi peredaran narkoba hal ini dibuktikan dimasa pandemi tersebut memusnahkan barang bukti narkoba puluhan kilogram sabu serta ratusan pil ekstasi dan psikotropika. Rabu, 10/6/2020

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Laruheru yang didampingi Kasatnarkoba Kompol Ronaldo Maradona Siregar, Wali kota jakarta barat H Rustam Efendi mengatakan, pemusnahan barang bukti narkoba ini hasil pengungkapan Sat Resnarkoba Polres bersama Polsek jajaran dari bulan Maret sampai Mei dengan mengamankan sebanyak 19 orang tersangka. Hasil ungkapan ini juga mendapatkan sejumlah 218.893 jiwa terselematkan.

“Hari ini kita musnahkan barang bukti berupa sabu 29,5 kg, pil ektasi 791 butir, tembakau sintetis atau masyarakat sering mengenal dengan tembakau gorila sebanyak 8,3kg kemudian serbuk krem 2,4kg dan pil ximer 42ribu butir serta tramadol 3000 butir,” papar Audie, Rabu (10/06/2020)

Audie menjelaskan, sesuai dengan penekanan Kapolri melalui Kapolda Metro Jaya selama pandemi Covid-19, tidak menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat baik dalam pelayanan penegakan hukum maupun kegiatan kemanusiaan terlebih pada saat Covid-19 ini banyak pelaku kejahatan narkoba yang memanfaatkan situasi untuk mengedarkan barang haram tersebut.

“Dengan diamankannya sejumlah barang bukti ini jadi, saya menyampaikan apresiasi kepada Satnarkoba Polres Jakarta Barat beserta Polsek jajaran dan tetap semangat untuk melayani masyarakat terutama melindungi generasi muda dari narkoba,”tandasnya.

Sementara Walikota Jakarta Barat H Rustam Efendi saat dikonfirmasi mengapresiasi atas kinerja polres metro jakarta barat dan jajaran yang berupaya maksimal dalam memerangi peredaran gelap narkoba

“Kita sama sama mengetahui narkoba merupakan musuh besar kita bersama yang harus diperangi, atas keuletan anggota kepolisian kita disini melihat betapa banyaknya narkoba yang berhasil diamankan tentunya akan fatal jika barang tersebut beredar dimasyarakat ” Ujarnya. (wly)