Home / Tag Archives: Polri

Tag Archives: Polri

Peduli Buruh dan Pekerja, Polda Banten Bagikan 1.200 Sembako

Matanews.id, Serang – Pandemic Covid-19 sangat berdampak besar pada hampir segala segi ekonomi dan kehidupan masyarakat, Polda Banten terus menerus Hadir peduli kepada masyarakat menebar kasih saat Pemberlakuan PPKM Level 4

Seperti halnya pada hari ini Sabtu 24 Juli 2021 Tebar Kasih PPKM Level 4 Polda Banten memberikan 1.200 Bantuan sosial kepada Buruh/Pekerja di Wilayah Hukum Polda Banten

Proses Pembagian bantuan sosial ini dipimpin langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto yang didampingi Irwasda dan PJU Polda Banten serta Pimpinan Serikat Buruh/Pekerja asal KASBI, KSPI (FSPMI, SPN), KSBSI, KSPSI. Dan perwakilan buruh atau pekerja yang berada di Wilayah Hukum Polda Banten.

Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto menyampaikan bahwa kegiatan pembagian bantuan Sembako kepada Serikat Buruh di Provinsi Banten merupakan bukti bahwa negara hadir ditengah masyarakat, Bansos yang disalurkan Pemerintah melalui Polri ini bertujuan untuk membantu serta meringankan beban masyarakat pada kesempatan ini buruh atau pekerja di tengah pemberlakuan PPKM Level 4 saat ini

“Hari ini Polda Banten membagikan 1.200 Bantuan sosial sembako yang diterima oleh perwakilan serikat buruh dan selanjutnya akan diserahkan kepada buruh atau pekerja di wilayah hukum Polda Banten yang terdampak pemberlakuan PPKM Level 4,”ujar Rudy Heriyanto, Sabtu (24/7/2021) di Mapolda Banten

Lebih lanjut Rudy Heriyanto mengatakan sinergitas Polri dengan buruh atau pekerja sudah terjalin harmonis, Polri hadir di tengah buruh sebagai wujud kepedulian Serta Membangun Empati dan Kedekatan Sosial, sebelumnya Polda banten bersinergi dengan buruh mengadakan vaksinasi guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Indonesia, serta untuk meningkatkan kekebalan kelompok (herd Immunity)

“semoga bantuan sosial ini bisa bermanfaat bagi para buruh atau pekerja yang menerimanya, dan dengan adanya sinergitas vaksin semua buruh atau pekerja sehat ekonomi meningkat Banten Kuat “Ujar Rudy Heriyanto

Selanjutnya Rudy Heriyanto mengatakan pemerintah melakukan pemberlakuan PPKM Level 4 ini Sebagai upaya demi keselamatan masyarakat. Tentunya kita semua berharap laju pertumbuhan Covid-19 menurun, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas.

Terakhir Kapolda juga mengingatkan kepada masyarakat, buruh atau pekerja jangan ragu ataupun sungkan melakukan komunikasi kepada aparat untuk meminta kembali bantuan sosial apabila akan habis maupun sudah habis untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

“Sesuai arahan bapak Kapolri, kami dari Polda Banten dan Polres jajaran akan kembali mengirimkan bantuan sosial baik yang diberikan dari Pemerintah maupun Polri. Para buruh atau pekerja juga bisa menyampaikan kepada Bhabinkamtibmas apabila ada tetangganya yang belum mendapatkan bantuan sosial,” ucap Rudy Heriyanto.

Sementara itu Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan bantuan sosial sebanyak 1.200 yang diberikan Polda Banten di terima secara simbolis oleh perwakilan serikat buruh yaitu Ketua Cabang FSB GARTEKS KSBSI Serang Banten Faisal Rakhman, Ketua DPW FSPMI Banten Tukimin, Ketua FSBN KASBI (KASBI Banten) Ade Murdiawarman, Ketua DPD SPN Banten Intan Indria Dewi, Ketua Dpd Fspkep Banten H.KAMAL, Ketua Kspsi 1973 DWI DJATMIKO

“Setelah perwakilan menerima bantuan sosial ini selanjutnya akan didistribusikan kepada para buruh atau pekerja di wilayah Hukum Polda Banten yang sangat membutuhkan terdampak Covid-19 dan pemberlakuan PPKM Level 4 ini,”ujar Edy Sumardi.

Terakhir Edy Sumardi menyampaikan bahwa Polda Banten dan Polres jajaran akan melakukan akselerasi atau percepatan penyaluran bantuan sosial dari Pemerintah. Hal itu untuk meringankan beban masyarakat di tengah masa PPKM Level 4 di Jawa-Bali. (Red)

Hari Anak Nasional 2021, Polres Metro Jakarta Barat Terima Penghargaan dari KPAI

Matanews.id, Jakarta – memperingati hari anak nasional 2021 yang biasa jatuh pada setiap tanggal 23 juli, Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI ) memberikan penghargaan kepada Polres Metro Jakarta Barat.

Anugerah dan penghargaan KPAI 2021 tersebut diberikan kepada polres metro jakarta barat atas kategori institusi penegak hukum peduli anak di provinsi DKI Jakarta yang tertuang dalam lampiran surat pemberitahuan penerima anugerah KPAI 2021 Nomor :686/sekrt-KPAI/7/2021 tanggal 9 juli 2021

Penghargaan tersebut diberikan dan dihadiri sejumlah kementerian, Lembaga, pemda, pemkot dan institusi penegak hukum serta tokoh anak nominasi KPAI 2021 secara virtual zoom meeting.

Ketua komisioner perlindungan anak Indonesia Drs Susanto MA mengatakan dalam rangka mendorong percepatan perlindungan anak di Indonesia, KPAI terus melakukan berbagai inovasi dalam melaksanakan tugas sebagaimana di mandatkan di pasal 76 Undang-undang no 35 tahun 2014 dimana KPAI salah satu tugasnya adalah pengawasan penyelenggaraan perlindungan anak baik pemenuhan hak maupun perlindungan khusus.

Setiap tahunnya kami dari KPAI memberikan anugerah dan penghargaan, penyerahan anugerah tersebut merupakan salah satu langkah agar kualitas perlindungan anak di Indonesia semakin baik.

“Mudah-mudahan apa yang telah kita lakukan bersama semakin hari memberikan kebangkitan dan kemajuan terhadap perlindungan kepada anak-anak Indonesia,” ujarnya.

Sementara dalam kesempatan yang sama Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan Dalam kesempatan yang berbahagia ini saya Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo mengucapkan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada KPAI atas terpilihnya kami sebagai institusi penegak hukum peduli anak,” kata Ady di Ruang Pola Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Kembangan, Kamis (22/7).

Lanjut Ady, penanganan kasus yang melibatkan anak dibawah umur memang ada di wilayah Jakarta.

Namun, karena pendekatan secara psikologis dikedepankan dalam mengungkap maka kasus dengan cepat diselesaikan.

Salah satu contoh, Ady menegaskan bahwa kasus percabulan belakangan ini yang dilakukan oleh ayah tiri terhadap anaknya di Tambora menjadi perhatian khusus penyidik polisi dalam hal ini Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Unit PPA) dibawah Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat

“Beberapa kasus yang melibatkan anak, kami beri perhatian lebih. Untuk apa? Karena disini harus ada pendampingan khusus kepada anak apalagi mereka yang menjadi korban,” kata Ady.

Untuk itu, penerimaan penghargaan ini menjadi cambuk agar penyidik dari Polres Metro Jakbar semakin peka dan menaruh perharian dalam menangani kasus yang melibatkan anak.

“Ini menjadi penyemangat kami dan menambah komitmen kami. Kami bagian dari institusi siap untuk terus mendukung pemerintah,” kata Ady.

Di kesempatan lain, Kasatreskrim Polres Metro Jakbar Kompol Joko Dwi Harsono turut berterima kasih atas penghargaan yang diterima.

“Tentu ini buah dari kerja keras anggota dalam tiap mengungkap kasus,” kata Joko. (Red)

Gelar FGD, Polri Paparkan Prinsip Pemolisian Di Tengah Pandemi Covid-19

Matanews.id, JAKARTA – Korbinmas Baharkam Polri menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk ‘Model Pemolisian di Era Pandemik Guna Penanggulangan Persebaran Covid-19 Dalam Rangka Mengawal Pemulihan Ekonomi Nasional’.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan, soal prinsip pemolisian di era pandemi Covid-19. Diantaranya adalah, hubungan dengan masyrakat yang lebih personal, proaktif memantau dan melayani masyarakat dengan stakeholder terkait.

“Menjadi problem solver, membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat, kesetaraan antara pengembang Polri dan masyarakat, akuntabilitas, menjalin kemitraan yang baik antara Polri dengan stakholder dan masyarakat, transparansi informasi yang akurat sebagai hoax-buster, partisipasi Polri dan nasyarakat dalam penanggulangan Covid-19,” kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (23/7/2021).

Tak hanya itu, Argo menyebut dalam penerapan PPKM Level 4 dewasa ini polisi harus memastikan perekonomian masyarakat harus tetap berjalan sesuai dengan protokol kesehatan.

“Tugas polisi memastikan bahwa segala ketentuan selama PPKM 4 ini dipatuhi sesuai regulasi, tetapi tidak selalu bersikap koersif. Tidak boleh mematikan ekonomi tetapi memastikan transaksi antar masyarakat dipastikan sudah sesuai prosedur kesehatan,” ujar Argo.

Argo menekankan, polisi perlu memahami perannya sebagai frontliner yang merespon secara pertama keadaan darurat dan secara sadar perlu mengadopsi manajemen bencana-termasuk pengurangan risiko bencana-sebagai salah satu solusi. Selain itu, kata Argo, kondisi pertumbuhan ekonomi sampai saat ini cenderung flutuatif namun masih menunjukkan trend naik.

“PPKM adalah aspek logis untuk menekan laju persebaran Covid-19. Dengan ditunjang oleh vaksinasi untuk menambah sistem immune. Data vaksinasi menunjukkan bahwa mesikpun belum maksimal tapi mengalami trend kenaikan jumlah vaksinasi,” ucap Argo.

Adapun peran Polri dalam membantu Pemerintah untuk menanggulangi Covid-19, menurut Argo, dengan melakukan sosialisasi dan edukasi prokes 5M, dstribusi bantuan sosial dan pembagian masker, operasi yustisi disiplin prokes.

Lalu, pelaksanaan 3T, penyekatan PPKM, penegakan hukum, mendukung vaksinasi Covid-19, pendampingan.

Dikesempatan yang sama, Guru Besar Psikologi Sosial FPSI UI Hamdi Muluk menyebut, peran Polri dengan paradigma baru di masa Pandemi ini adalah pemolisian komunitas yang faktor keberhasilannya antara lain, dukungan dan komitmen Polri, mengurangi budaya power oriented, adanya servant leadership, tasa percaya masyarakat, community Skill, assessment, communication, networking dan omitmen afektif dari anggota Babinkamtibmas.

“Edukasi Masyarakat di level Mikro
Karena fokus penanganan covid berada unit mikro, desa/kel, RT/RW maka Bhabinkamtibmas harus punya jejaring komunikasi di komunitas. Membuat pola jejaring komunikasi san kolaborasi dengan stakeholder lain sampai ke tingkat RT,” ujarnya.

Sedangkan, Dosen Sosiologi UNJ Robertus Robert mengatakan, pandemi ini dapat dilewati dengan 4 hal, yaitu leadership berperan penting dalam ambil kebijakan penanggulangan Pandemi, otoritas medis yang kuat memprioritas pendekatan saintifik.

Lalu, partisipasi masyarakat menjadi penting untuk menjaga efektivitas kebijakan Pemerintah. Partisipasi masyarakat terbangun berdasarkan Trust, kemampuan membangun kerjasama internasional, karena pandemi ini bersifat global, maka kerjasama internasional harus dibangun.

“Polisi perlu memahami perannya sebagai frontliner yang merespon pertama keadaan darurat. Polisi perlu mengadopsi manajemen bencana, termasuk pengurangan risiko bencana sebagai salah satu solusi. Di era pandemi Polisi perlu menerapkan soft skill melalui komunikasi dan koordinasi yang efektif,” ucapnya.

Ekonom Direktur SKSG UI, Athor Subroto menjelaskan, Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari Pandemi maka yang harus diupayakan adalah suku bunga acuan dijaga agar tetap rendah, diharapkan bisa lebih ditekan turun untuk menjaga investasi.

“Pengendalian Pandemi, berdamai dengan situasi, peningkatan kapasitas RS, hal ini paling urgent untuk peningkatan Bed dan Oxygen, percepatan vaksinasi atau Herd Immunity,” tuturnya.

PPKM bisa dilonggarkan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi diantaranya, Stimulus Fiskal (Insentif Pajak), Cast Transfer (Bantuan Tunai), In Kind Transfer (Bansos) dan Pembangunan Infrastrukutur

Disisi lain, Epidemiolog dan Ahli Kesehatan Masyarakat Universitas of Derby, Inggris Dono Widiatmoko menyatakan, virus Covid-19 ini tidak akan hilang tapi belajar dari sejarah pandemi, Evolusi tetap akan terjadi. Namun sampai saat ini memang belum tahu kemana covid-19 akan bermutasi.

“Vaksinasi penting untuk melatih tubuh kita terhadap virus yang akan masuk ke tubuh kita. Ini mencegah kondisi dampak yang lebih buruk dan mengurangi resiko kematian setelah terpapar Virus Covid-19. PPKM adalah aspek logis untuk menekan laju persebaran Covid-19. Garda terdepan dalam penanggulangan pandemi Covid-19 adalah pencegahan yg merupakan tugas penting Polri,” tutupnya. (Red)

Polri Kedepankan Keadilan Restoratif Tangani Dr Lois

Matanews.id, Jakarta – Selasa, 13 Juli 2021 Kasus pernyataan dr Lois Owien yang dianggap secara sengaja menimbulkan keonaran di masyarakat. Lois diduga menyebarkan korupsi berita bohong di tiga platform media sosial.

Ia adalah dokter yang jadi perbincangan karena tidak percaya Covid-19.

Awalnya, dalam sebuah acara bincang-bincang (talk show) yang dipandu Hotman Paris dan Melaney Ricardo, Lois mengatakan bahwa pasien Covid-19 yang meninggal dunia di rumah sakit bukan disebabkan virus SARS-CoV-2.

Menurutnya, para pasien meninggal karena interaksi obat yang berlebihan. Dia menyebut bahwa obat-obatan yang digunakan untuk pasien Covid-19 telah menimbulkan komplikasi di dalam tubuh pasien.

Selain itu, lewat akun Instagram @dr_lois7, ia juga aktif menyampaikan narasi yang di antaranya menyatakan Covid-19 bukan disebabkan virus dan tidak menular.

Lois kemudian ditangkap personel Polda Metro Jaya pada Minggu (11/7/2021) sore dan kasusnya dilimpahkan ke Mabes Polri.

Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam oleh penyidik, di dapatkan kesimpulan bahwa yang bersangkutan, mengakui perbuatannya serta tidak akan mengulangi perbuatannya dan tidak akan menghilangkan barang bukti.

Mengingat seluruh barang bukti sudah miliki dimiliki oleh penyelidik dan yang bersangkutan tidak akan melarikan diri oleh karena itu penyelidik memutuskan untuk tidak menahan yang bersangkutan.

hal ini juga sesuai dengan konsep Polri menuju Presisi yang berkeadilan.

Pendalaman materi pemeriksaan akhirnya Lois mengakui kesalahannya atas sejumlah opini mengenai Covid dalam menjalani seragkaian pemeriksaan intensif di kepolisian.

Menanggapi hal tersebut Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Slamet Uliandi menerangkan bahwa terduga memberikan sejumlah klarifikasi atas pernyataannya selaku dokter atas fenomena pandemi Covid.

“Segala opini terduga yang terkait Covid, diakuinya merupakan opini pribadi yang tidak berlandaskan riset. Ada asumsi yang ia bangun, seperti kematian karena Covid disebabkan interaksi obat yang digunakan dalam penanganan pasien” Ungkap Dir Siber Mabes Polri ini.

Kemudian, opini terduga terkait tidak percaya Covid, sama sekali tidak memiliki landasan hukum. Pokok opini berikutnya, penggunaan alat tes PCR dan swab antigen sebagai alat pendeteksi Covid yang terduga katakan sebagai hal yang tidak relevan, juga merupakan asumsi yang tidak berlandaskan riset jelas Slamet.

Terduga mengakui opini yang ia publikasikan di media sosial, membutuhkan penjelasan medis. Namun, hal itu justru bias karena di media sosial hanyalah debat kusir yang tidak ada ujungnya.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik, kami dapatkan kesimpulan bahwa yang bersangkutan, tidak akan mengulangi perbuatannya dan tidak akan menghilangkan barang bukti mengingat seluruh barang bukti sudah kami miliki,” ungkap Slamet.

Pernyataan terduga selaku orang yang memiliki gelar dan profesi dokter yang tidak memiliki pembenaran secara otoritas kedokteran. Dalam klarifikasi Dokter Lois, ia mengakui bahwa perbuatannya tidak dapat dibenarkan secara kode etik profesi kedokteran.

“Yang bersangkutan menyanggupi tidak akan melarikan diri. Oleh karena itu saya memutuskan untuk tidak menahan yang bersangkutan, hal ini juga sesuai dengan konsep Polri menuju Presisi yang berkeadilan,” ungkap Slamet.

Berkaitan dengan reproduksi konten oleh terduga merupakan tindakan komunikasi yang dimaksudkan untuk memengaruhi opini publik.

Sejalan dengan kebijakan Polri baru yaitu mengedepankan keadilan restoratif dalam langkah penyelidikan kasus maka agar permasalahan opini seperti ini tidak menjadi perbuatan yang dapat terulang di masyarakat dan menjadi pelajaran bersama penyelidik memutuskan tidak menahan dr Lois ini.

“Kami melihat bahwa pemenjaraan bukan upaya satu-satunya, melainkan upaya terakhir dalam penegakan hukum, atau diistilahkan ultimum remidium. Sehingga, Polri dalam hal ini mengendepankan upaya preventif agar perbuatan seperti ini tidak diikuti oleh pihak lain,” ungkap Ketua Satgas PRESISI Polri ini.

Slamet juga berharap, upaya mengingatkan dokter ini agar bijak dalam menggunakan media sosial sebagai alat komunikasi sosial.

“Indonesia sedang berupaya menekan angka penyebaran pandemi, sekali lagi pemenjaraan dokter yang beropini diharapkan agar jangan menambah persoalan bangsa. Sehingga, Polri dan tenaga kesehatan kita minta fokus tangani Covid dalam masa PPKM Darurat ini,” pungkasnya.

Mengenai kasus ini Polri memberikan catatan bahwa terduga dapat diproses lebih lanjut secara otoritas profesi kedokteran. (Red)

Polri Sebut Pengkaderan Jaringan Teroris Jamaah Islamiyah Sangat Rapi

Matanews.id, Jakarta – Pengkaderan teroris muda yang dilakukan oleh Jamaah Islamiyah (JI) sudah sangat teragenda rapi. Bahkan perekrutmen para kader yang siap tempur juga sudah dilakukan. Hal ini teridentifikasi dengan adanya 91 kader yang telah dilatih oleh JI dan 66 di antaranya sudah dikirim ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok teror di sana.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyatakan Polri sudah mendapatkan informasi soal adanya 91 kader JI yang dilatih siap tempur, dimana 66 di antaranya sudah dikirim ke Suriah dan beberapa sudah kembali ke Indonesia.

“Mereka (JI) sudah menyiapkan kemampuan diri dengan pelatihan-pelatihan khusus guna mempersiapkan kekuatan melawan musuh yakni negara dan aparat. Sebagian besar dari mereka juga sudah berangkat ke Suriah bergabung dengan kelompok teror di sana dan berperan aktif dalam konflik di Suriah. Kemampuan yang sudah diasah di tempat pelatihan dan medan tempur sebenarnya (Suriah) menjadikan mereka sebagai potensi ancaman nyata,” kata Argo, Jumat (18/12/2020).

Dikatakan kader teroris ini dipersiapkan oleh organisasinya (Jamaah Islamiyah) melalui bagian struktur khusus untuk membentuk kader jemaahnya. Penanggung jawab atau amir Jamaah Islamiyah adalah Parawijayanto dan koordinator pelatihan adalah Joko Priyono alias Karso.

Ditanya mengapa radikalisme tumbuh demikian subur di tanah air, Argo menyatakan ada banyak sekali faktornya. Salah satunya adalah maraknya penyebaran berita bohong atau hoax. “Maraknya penyebaran hoax tanpa filter melalui sosial media membuat paham radikal dan anti pemerintah makin subur. Dari dulu sampai sekarang radikalisasi terbentuk sebagai bagian dari respons atas ketidakadilan dan makin melebarnya kesenjangan sosial di masyarakat. Bahwa kemudian agama jadi satu alasan dalam mengekspresikan ketidakpuasan dan kebencian,” katanya.

Maka sebagai upaya untuk mencegah terjadinya penyebaran paham dan ideologi radikalisme di kalangan anak muda, sambung Argo, perlu dilibatkan seluruh stakeholder yang bersentuhan langsng dengan dunia pendidikan, sosial, keagamaan, komunikasi dan keamanan di lingkungan masing-masing. “Ya perlu peran serta semua stakeholder,” katanya.

Namun khusus untuk Polri, lanjut mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini, Densus 88 terus melakukan pemantauan terhadap jaringan teror yang ada di Indonesia secara terus-menerus, mulai dari pengumpulan bahan informasi, pengolahan informasi sampai dilakukan penegakan hukum. “Spesifiknya, Densus 88 sudah melakukan penegakan hukum terhadap 20 peserta pelatihan JI,” kata Argo.

Seperti diketahui sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri melakukan penangkapan sebanyak 23 terduga teroris dari kelompok Jamaah Islamiyah (JI) di 8 lokasi yakni di Lampung Selatan, Lampung Tengah, Bandar Lampung, Pringsewu, Metro, Jambi, Riau dan Palembang. Dua dari 23 orang yang ditangkap merupakan Panglima Askari JI yakni Taufik Bulaga alias Upik Lawanga dan Zulkarnain alias Arif Sunarso.

Selain menangkap para tersangka, Densus 88 juga berhasil mengungkap adanya bunker di rumah Upik Lawanga di Lampung yang digunakan untuk bersembunyi dan menyimpan senjata-senjata rakitan buatannya. “Barang bukti yang disita dari rumah Upik ini ada senjata rakitan dan bunker,” kata Argo. (wly)

Ditengah Pandemik Covid-19 Tetap Semangat untuk Belajar Secara Daring

Matanews.id, Jakarta – Kompol H. Samian, Alumni Akademi Kepolisian (AKPOL) peraih Adhi Makayasa Akpol 2005, saat ini mengikuti sebagai Peserta Didik (Serdik) Sespimmen Dikreg. Angkatan 60 T.A. 2020.

Ditengah Pandemik Covid-19, tetap semangat untuk belajar secara daring untuk mempersiapkan diri sebagai Pimpinan Menengah Polri sebagai Pemimpin KOD (Komando Operasi Dasar) yang siap menghadapi tantangan dalam tugas semakin berat mengikuti dinamika dan perkembangan lingkungan strategi.

Pendidikan Sespimmen saat ini dilakukan dengan metode PJJ atau virtual namun kualitas dan mutu pendidikan tetap terjaga dengan baik, sistem pembelajaran secara virtual juga memberikan pengalaman tersendiri yang tidak dirasakan oleh Angkatan sebelumnya.

Kompol H. Samian, mantan Kanit Krimsus polres metro jaktim dan Kanit II Subdit II Harda Dit Krimum PMJ, berani dan tegas dalam berdinas hingga menorehkan banyak prestasi dalam lingkungan kerja.

Pada saat menjabat sebagai Kanit II Subdit II Harda Dit Reskrimum Polda Metro Jaya, mendapatkan 2 kali berturut-turut Piagam Penghargaan dari Menteri ATR/BPN RI dan Piagam Penghargaan dari Kapolri, serta apresiasi dari Gubernur dan masyarakat DKI Jakarta atas prestasi dalam mengungkap Perkara Mafia Tanah yang terjadi Di DKI Jakarta dan bekasi tahun 2018 dan 2019, saat beliau menjabat Kanit Krimsus Polresta Jaktim beliau juga berhasil mengungkap satu kasus tindak pidana korupsi (tipikor) yang bisa menyelamatkan kerugian negara yang cukup fantastis kurang lebih mencapai Rp 99 milyar diwilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur.

Dalam bekerja dan belajar, Serdik Kompol H. Samian, senantiasa diniatkan semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT, sehingga semua dilaksanakan dengan penuh keikhlasan dan tanggungjawab (responsible ship). (wly)

Apresiasi Polres Sukabumi Kepada warga Masyarakat Yang membantu Tugas Kepolisian

Matanews.id, Sukabumi-masyarakat dalam menciptakan keamanan bersama. “Kami memberikan reward untuk warga yang ikut membantu tugas kepolisian.

Reward juga diberikan kepada anggota polsek Cisolok yang cepat merespon permintaan bantuan dari jajaran Polda Banten sehingga berhasil menangkap pelaku curanmor,” jelas Kapolres Sukabumi Lukman Syarif kepada awak media(.03/07/2020)

Polri mengapresiasi aksi berani, Eka Iguna (52 tahun) dan Keni alias Unyil (20 tahun) warga Desa Karangpapak Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, dalam proses penangkapan pelaku curanmor di Tanjakan Gempol Kampung Marinjung Desa Karangpapak, Minggu petang kemarin. Saat itu Eka dan Keni bersama lima anggota Polsek Cisolok, mengejar pelaku maling mobil yang kabur dari arah Banten menuju Palabuhanratu.

“Dua masyarakat yang menjadi bantuan polisi dengan sigap mencari dan menghadang dan menangkap pelaku curanmor tersebut,” jelas Kapolres Sukabumi.

Berkat kerjasama Tim Satreskrim Polsek Cilongrang Banten dan Polsek Cisolok, dibantu masyarakat Kampung/Desa Karangpapak, menangkap tersangka beserta barang bukti mobil yang dicurinya.

“Kami mendapatkan informasi sekitar 14:00 WIB dari anggota Polsek Cisolok, dimana Polsek Cilongrang Banten sedang melakukan pengejaran pelaku curanmor, bermoral Informasi ciri-ciri mobil yang dicurinya, ahirnya sekitar 15:30 WIB, kami bersama anggota Polsek Cisolok mendapatkan tersangka di area Lapangan Cikakak,” ungkap Eka Wiguna Tokoh Masyarakat (Tokmas) Karangpapak, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp,ungkapnya. (Ibt,sfl)

Ucapan Hari Raya Idul Fitri Kapolri dan Panglima TNI Saat Pandemik Covid-19

Matanews.id, Jakarta – Suasana lebaran 2020 atau hari raya Idul Fitri 1441 H, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Karena dirayakan dalam situasi masih mewabahnya virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

Meski lebaran tahun ini tidak dapat bertemu langsung dengan sanak keluarga, namun masyarakat harus tetap saling mendoakan.

Kapolri Jenderal Idham Azis menyampaikan agar masyarakat saling mendoakan untuk mendapat keberkahan, hingga bisa bertemu dengan Ramadhan di tahun berikutnya.

“Walau kita lebaran saling berjauhan, tetap saling mendoakan. Semoga dengan keberkahan dan kesehatan, muda-mudahan dapat dipertemukan dengan Ramadhan berikutnya,” ucap Idham dalam video ucapan selamat hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

Selanjutnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengingatkan agar masyarakat tetap bersilaturahmi dengan hati yang tulus meskipun tanpa berjabat tangan.

“Tidak terasa Ramadhan berlalu. Diiringi doa semoga puasa kita diterima Allah SWT, kita bersilaturahmi yang tulus tanpa berjabat tangan,” ujar Hadi.

TNI-Polri berharap Hari Raya Idul Fitri 1441 H ini dapat menjadi suatu pelajaran seluruh masyarakat untuk tetap menjaga diri dan tetap bersatu melawan Covid-19, pastinya Indonesia akan dapet melewati wabah Covid-19 ini dengan tetap mematuhi peraturan pemerintah yang telah di tetapkan. (wly)

Peduli Dampak Covid-19, Palagan AKABRI 94 dan IKBTP AKPOL 94 Salurkan Ribuan Paket Sembako

Matanews.id, Jakarta – Situasi pandemi Covid-19, banyak warga yang terdampak. Khususnya warga menengah kebawah. Melihat keadaan ini, Palagan Akabri 94 (TNI AU, AD, AL dan POLRI) dan Alumni Akpol 94 menyalurkan ribuan paket sembako.

Ketua Ikatan Keluarga Besar Tunggal Panaluan (IKBT) Brigjen Pol M. Awal Chairuddin mengatakan merupakan kegiatan kepedulian terhadap warga yang terdampak Covid-19 digelar serentak di Jabotabek dan seluruh Indonesia.

“Kegiatan berupa bakti sosial digelar secara serentak di Indonesia. pada hari Sabtu tanggal 16 Mei 2020 pukul 15.00 Wib (WITA dan WIT),” ujar Brigjen Pol M. Awal Chairuddin, kepada wartawan, Minggu, (17/5/2020).

Kegiatan tersebut meliputi, Mabes TNI, Mabes Polri dan Polda Metro Jaya (Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Tangerang Kota, Tangerang Selatan, Bekasi Kota, Depok, dan Bekasi Kabupaten) menyalurkan 5.000 Paket.

IKBTP Lampung – 500 Paket.
IKBTP Banten – 500 Paket.
IKBTP Jambi – 500 Paket.
IKBTP Maluku Utara – 500 Paket.
IKBTP Bangka Belitung – 500 Paket.
IKBTP Kalimantan Timur – 500 Paket.
IKBTP Bengkulu – 500 Paket.
IKBTP Jawa Barat – 500 Paket.
IKBTP Maluku – 500 Paket.
IKBTP Kalimantan Barat – 500 Paket.
IKBTP Sulawesi Tengah – 500 Paket
IKBTP Bali – 500 Paket. (chan)

Kapolda Lampung Pimpin Langsung Penyerahan Bantuan Sembako dari Yayasan Budha Tzu Chi

Matanews.id, Lampung – Kapolda Lampung Irjen Pol Drs. Purwadi Arianto, M.Si., terima langsung bantuan sembako untuk masyarakat dari Yayasan Budha Tzu Chi yang diserahkan langsung oleh Ketua Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia Bapak Suherman Harsono, di Lapangan Saburai Lampung. Selasa, 5 Mei 2020.

Sebanyak 5000 sembako yang masing-masing berisikan Beras 5 Kg, Minyak Goreng 1 Kg dan Mie Kuning/ Bihun diserahkan kepada TNI dan Polri untuk bersama-sama diberikan kepada masyarakat Kota Bandar Lampung yang terkena dampak COVID-19.

Ada juga 2500 paket diserahkan kepada Polda lampung dan 2500 kepada TNI yang diterima oleh Danrem 043/ Gatam Kolonel Inf. Toto Jumariono, dan rencana akan dibagian di 20 Kecamatan Kota Bandar Lampung.

Ucapan terimakasih juga disampaikan Kapolda Lampung yang juga mewakili pesan Danrem 043/ Gatam kepada yayasan Budha Tzu Chi atas sembako yang telah diberikan.

“Semoga sembako ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi mereka yang membutuhkan, serta sembako ini akan didistribusikan langsung kepada masyarakat melalui cara door to door sehingga menghindari berkumpulnya massa.” kata Irjen Pol Purwadi.

Kapolda Lampung juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap memperhatikan sosial distancing dengan cara memakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan hindari perkumpulan, kemudian tetap melaksanakan psychal distancing dengan cara dirumah saja, bekerja dan belajar dari rumah serta beribadah dari rumah sebagai salah satu cara pencegahan COVID-19.

Ketua Yayasa Budha Tzu Chi juga mengucapkan terima kasih kepada TNI-Polri yang akan membantu mendistribusikan bantuan agar tepat sasaran, sehingga benar-benar dapat membantu masyarakat yang membutuhkan tanpa memandang ras, suku dan agama. (wly)